Kamis, 31 Mei 2012

INDEKS HARGA DAN INFLASI


Indeks Harga Dan Inflasi
EKONOMI


BAB I
PENDAHULUAN
A.LATAR BELAKANG
            Dari waktu kewaktu, suatu perekonomian selalu mengalami kemajuan dan kemundurun.Disuatu saat produksi meningkat,tetapi disaat lain menurun.Begitu pula dengan keuntungan perusahaan,harga barang,dan biaya hidup maupun pendapatan nasional.Untuk melakukan perbandingan antara variabel yang sama dalam dua waktu yang berbeda,diperlukan sebuah angka indeks.Melalui angka indeks,kita dapat mengetahui maju mundurnya suatu usaha atau kegiatan,naik turunnya pendapatan,harga,dan sebagai berikut.
            Apa sebenarnya yang dimaksud dengan angka indeks?Sejauh manakah pentingnya angka indeks?Untuk menjawab pertanyaan tersebut,akan dibahas secara lebih rinci mengenai angka indeks pada bab selanjutnya.Selain angka indeks (Indeks Harga),akan juga dibahas mengenai inflasi,deflasi,devaluasi,depresiasi,revaluasi,dan apresiasi.

B.RUMUSAN MASALAH
1.      Apakah yang dimaksud dengan indeks harga?
2.      Apakah tujuan dari pembuatan angka indeks?
3.      Apakah yang dimaksud dengan inflasi?
4.      Apa sajakah yang menjadi penyebab inflasi?
5.      Bagaimanakah cara mengendalikan inflasi?
6.      Apakah yang dimaksud dengan deflasi, devaluasi, depresiasi, revaluasi, dan apresiasi?

C.TUJUAN PENULISAN
1.      Dengan adanya makalah ini,maka pundi-pundi pengetahuan kita dapat bertambah,terutama dalam bidang ekonomi.
2.      Untuk mengetahui pengertian, jenis-jenis, penyebab, teori, dampak, dan cara mengendalikan inflasi.
3.      Untuk mengetahui pengertian deflasi, devaluasi, depresiasi, revaluasi, dan apresiasi.

D.MANFAAT PENULISAN
1.      Dengan adanya makalah ini , maka kita menjadi tahu tentang indeks harga dan ruang lingkupnya, inflasi dan ruang lingkupnya, deflasi, devaluasi, depresiasi, revaluasi, apresisai, beserta ruang lingkupnya.
BAB II
PEMBAHASAN
A.INDEKS HARGA
a.       Pengertian Indeks Harga
Indeks harga atau angka indeks adalah sebuah rasio yang umumnya dinyatakan dalam  persentase yang mengukur satu variabel pada suatu waktu atau lokasi tertentu relatif terhadap besarnya variabel yang sama pada waktu atau lokasil lainnya.
b.      Tujuan Pembuatan Angka Indeks
Tujuan pembuatan angka indeks salah satunya adalah untuk mengukur secara      kuantitatif terjadinya perubahan dalam periode waktu yang berlainan.
c.       Penyusunan Angka Indeks
Beberapa persoalan penting dan perlu diperhatikan dalam penyusunan angka indeks adalah sebagai berikut :
·         Perumusan tujuan penyusunan angka indeks
Pada saat menyusun angka indeks,penting untuk diperhatikan diawal adalah perumusan tujuand dari penyusunan angka indeks.Karena perumusan ini akan menentukan data apa yang diperlukan dan bagaimana data tersebut diolah.
·         Sumber dan syarat perbandingan data
Untuk membuat angka indeks,kita memerlukan sumber data yang akurat.Data yang tidak akurat akan menghasilkan angka indeks yang menyesatkan.

·         Pemilihan periode dasar
Jika kita melakukan perbandingan secara pasangan,berarti kita membandingkan harga dalam dua periode.Pemilihan tahun dasar pada perbandingan secara pasangan tidaklah sukar,tetapi agak sukar pada perbandingan berangkaid an sering menimbulkan persoalan.

·         Pemilihan timbangan
Timbangan merupakan ukuran yang dapat mencerminkan betapa pentingnya suatuangka relatif terhadap angka-angka lainnya.


d.      Jenis indeks harga
·         Indeks harga konsumen
Indeks harga konsumen adalah indeks harga yang mengukur perubahan harga sekelompok besar barang konsumsi yang dibeli konsumen.
·         Indeks harga perdagangan besar
Indeks harga perdagangan besar adalah indeks harga yang berguna untuk mengukur perubahan harga selama dua periode, bukan perubahan kualitas,kuantitas,atau penjualan.
·         Indeks harga yang dibayar dan diterima petani
Indeks harga yang dibayar dan diterima petani adalah indeks harga barang-barang yang  dibeli dan dibayar oleh petani.

e.       Metode perhitungan indeks harga
Metode perhitungan indeks harga ada dua yaitu :
·         Indeks harga agregatif tidak setimbang
Adalah persentase dari keseluruhan harga komoditi dalam setahun.Indeka harga itu membandingkan perubahan harga rata-rata pada tahun tertentu terhadap harga pada tahun-tahun sebelumnya yang diambil sebagai tahun dasar.

·         Indeks harga agregatif tertimbang
Adalah salah satu metode perhitungan indeks harga yang menggunakan timbangan dalam perhitungannya.


B. INFLASI
       I.            Pengertian inflasi
Inflasi adalah naiknya harga-harga yang bersumber dari terganggunya keseimbangan antara arus uang dan barang.

    II.            Jenis-jenis inflasi
Jenis-jenis inflasi adalah sebagai berikut :
·         Berdasarkan penyebabnya
Ø  Demand-Pull Inflation
Adalah inflasi yang disebabkan karena kelebihan permintaan efektif atas barang atau jasa.
Ø  Cost-Push Inflation
Adalah inflasi yang disebabkan oleh kenaikan biaya produksi dan bahan-bahan baku.



·         Berdasarkan asalnya
Ø  Inported Inflation
Adalah inflasi yang timbul karena adanya inflasi diluar negeri yang mengakibatkan naiknya harga barang didalam negeri.
Ø  Inflasi dari dalam negeri
Adalah inflasi yang berasal murni dari gejolak perekonomian dalam negeri,baik dari sisi permintaan maupun dari sisi penawaran.

 III.            Penyebab inflasi
Penyebab inflasi adalah sebagai berikut :
·         Jumlah uang yang beredar
Faktor moneter seperti terlalu banyaknya uang beredar dimasyarakat.
·         Administered Prices
Adalah harga barang dan jasa tertentu yang tingkat harganya ditentukan secara sepihak oleh pemerintah.
·         Supply shock
Adalah salah satu penyebab inflasi contohnya kekeringan dan naiknya harga minyak bumi.

 IV.            Teori inflasi
Teori inflasi ada tiga yaitu :
·         Teori kuantitas
Adalah teori yang menyatakan bahwa inflasi sangat dipengaruhi oleh uang beredar.
·         Teori Keynes
Adalah teori yang menyatakan bahwa inflasi terjadi karena suatu masyarakat ingin hidup diluar batas kemampuannya.
·         Teori Stukturalis
Adalah teori yang memberikan tekanan pada kekakuan dan struktur perekonomian seperti yang terjadi dinegara-negara berkembang.

    V.            Dampak Inflasi
Dampak inflasi adalah sebagai berikut :
·         Orang-orang berpenghasilan tetap.Orang-orang yang berpenghasilan tetap seperti guru akan menderita akibat inflasi.
·         Orang-orang yang berpenghasilan tidak tetap.Orang-orang yang berpenghasilan tidak tetap tidak akan begitu terpengaruh inflasi,karena mereka dapat meminta upah yang mengikuti inflasi.
·         Dunia usaha,inflasi menyebabkan biaya produksi barang dalam negeri menjadi tinggi  sehingga tak sanggup bersaing dengan barang inpor.
·         Pemerintah,inflasi akan menyulitkan pemerintah karena dapat mendorong terjadinya defisit APBN.

 VI.            Cara Mengendalikan Inflasi

a.       Kebijakan moneter
Adalah kebijakan yang berawal dari bank sentral dalam mengatur jumlah uang beredar melalui instrumen-instrumen moneter dan dimiliki bank sentral.
b.      Kebijakan Fisikal
Adalah kebijakan yang berasal dari pemerintah yang mempengaruhi perekonomian melalui perubahan pengeluaran dan penerimaan pemerintah.
c.       Kebijakan Lainnya
Adalah kebijakan selain dari kebijakan moneter dan kebijakan fisikal, contoh kebijakan lainnya adalah peningkatan produksi, kebijakan upah, dan pengawasan harga.
C. DEFLASI, DEVALUASI, DEPRESIASI, REVELUASI, APRESIASI
1.  Deflasi
 Deflasi merupakan kebalikan dari inflasi, pada deflasi jumlah uang yang  beredar dalam masyarakat terlalu sedikit, sementara barang dan jasa yang tersedia secara melimpah sehingga kenaikan secara tajam nilai mata uang dan peningkatan peranan uang tidak dapat  dihindarkan.
2.      Devaluasi
Devaluasi adalah penurunan nilai mata uang dalam negeri terhadap mata uang luar negeri ( valuta asing), karena adanya kebijakan pemerintah.
3.      Depresiasi
Depresiasi adalah penurunan nilai mata uang dalam negeri terhadap valuta asing, yang terjadi bukan karena adanya kebijakan pemerintah.
4.      Revaluasi
Revaluasi adalah suatu usaha untuk menaikkan nilai  mata uang dalam negeri  terhadap  valuta asing.
5.      Apresiasi
Apresiasi adalah suatu kenaikan  nilai tukar mata uang dalam negeri terhadap valuta asing yang terjadi dipasar valuta asing.






BAB III
PENUTUP
A.    KESIMPULAN
Angka indeks adalah sebuah rasio yang umumnya dinyatakan dalam persentase yang mengukur satu variabel pada suatu waktu atau lokasi tertentu relatif terhadap besarnya variabel yang sama atau lokasi lainnya. Dalam penyusunan angka indeks, hal-hal yang harus diperhatikan yaitu tujuan penyusunan angka indeks, sumber dan syarat perbandingan data, pemilihan periode dasar, dan pemilihan timbangan. Perhitungan indeks harga dibagi menjadi dua yaitu, indeks harga agregatif tidak tertimbang dan indeks harga agregatif tertimbang.
Inflasi adalah naikn ya harga-harga yang bersumber dari terganggunya keseimbangan antara arus uang dan barang. Inflasi dapat dibedakan berdasarkan menjadi beberapa jenis. Berdasarkan tingkat keparahan, terdapat inflasi ringan, inflasi sedang, inflasi berat dan inflasi sangat berat. Berdasarkan penyebab, terdapat Demmand-pull inflation dan cost-push inflation. Berdasarkan asal terdapat imported inflation dan inflasi dalam negeri.





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar